Pihak keamanan tersebut juga menambahkan benda tersebut akan digunakan latihan anti-teror.
“Membawa benda seperti ini menggunakan pesawat bukanlah hal yang aneh, namun ini pertama kalinya ada yang membuka paket seperti ini,” kata sumber keamanan tersebut, sebagaimana dilansir dari Mirror, Jumat (29/1/2016).
Frederic Petit yang mewakili karyawan FedEx yang menemukan bom palsu itu, mengatakan bahwa tindakan membawa benda mirip peledak itu adalah tindakan tidak bertanggung jawab, apalagi ketika Prancis hingga saat ini masih dalam kondisi darurat akibat serangan Teror Paris yang menewaskan 130 orang.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.