Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Inilah Sejarah Singkat Ketandan, Kawasan Pecinan di Yogyakarta

Markus Yuwono , Jurnalis-Senin, 08 Februari 2016 |08:29 WIB
Inilah Sejarah Singkat Ketandan, Kawasan Pecinan di Yogyakarta
Foto: Ilustrasi (Dok. Okezone)
A
A
A

Sementara itu, sejarawan dari Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, H Purwanta mengatakan, tokoh Tionghoa seperti Tan Jin Sing merupakan salah satu wujud bagaimana peran bangsa Tionghoa terhadap perkembangan Yogyakarta.

"Memang tidak sedikit, mereka (warga Tionghoa) memberikan kontribusi di Yogyakarta sejak awal Keraton Yogyakarta," ucapnya.

Namun, hadirnya kawasan pecinan di Yogyakarta memang sulit dilacak jika diruntut dari segi peninggalan sejarahnya. Apalagi penelitian sejarah jarang sekali mengungkap fakta mengenai kedatangan mereka ke Indonesia.

"Sejarah Indonesia jarang sekali mengungkap kedatangan warga China ke Yogyakarta dan sejak kapan mereka menetap disini," katanya.

Ketandan merupakan tondo atau dalam masa lalu, nama diberikan kepada siapa saja yang menarik pajak bagi masyarakat atau sekarang disebut retribusi yang diserahkan kepada keraton.

"Kemungkinan namanya itu, berasal dari tondo, nama untuk petugas retribusi," ucapnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement