"Selain akses sulit dan bekas lokalisasi, penolakan itu pun didasari karena lokasi tempat mereka berjualan dekat pasar ayam. Otomatis bau kotoran ayam mengganggu kami," ucapnya.
Namun, karena kepiawaian Presiden Jokowi bernegosiasi dengan para pedagang, begitu lokalisasi Silir ditutup, pada 2004 Pasar Klitikan Notoharjo resmi beroperasional.
Menurut Bibit, Pasar Klitikan Notoharjo berlantai dua ini terbagi atas tiga blok. Blok pertama ada di lantai bawah khusus para pedagang yang menjual elektronik. Di bagian atas blok tersebut khusus menjual barang-barang bekas.
Blok kedua khusus untuk tempat berjualan sepatu hingga peralatan mobil. Sementara itu, di blok ketiga khusus untuk menjual peralatan mobil.
"Status kios SHP (surat hak pakai). Setiap tiga tahun sekali diperpanjang dan tidak dikenakan sewa sama sekali. Hanya dikenakan biaya administrasi sebesar Rp30 ribu," ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.