JAKARTA – Dalam rangka mendukung Palestina Merdeka, pemerintah Indonesia dalam waktu dekat berencana akan segera membuka Konsulat Kehormatan di Ramallah, Palestina.
Saat dikonfirmasi, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Lestari Priansari Marsudi menegaskan, jika tidak ada hambatan, pada bulan depan (Maret) pendirian konsulat tersebut akan bisa terlaksana.
"Pertengahan Maret saya terbang ke Ramallah, untuk pembukaan Konsulat Kehormatan kita di Ramallah. Tapi prinsipnya, so far, saya tidak lihat hambatan untuk pertengahan Maret," ujar Menteri Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis. (25/2/2016).
Lebih lanjut, Menteri Retno menambahkan, sampai dengan saat ini semua tahapan-tahapan sudah dijalankan dan tidak ada kendala mengenai rencana konsulat kehormatan.
"Semua prosesnya sekarang dijalankan, perizinan dan sebagainya (persoalan administrasi). Sejauh ini kita tidak lihat ada masalah," imbuhnya.
Sekadar informasi, dalam forum multilateral, Indonesia termasuk negara yang menyatakan dukungan penuh terhadap Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 29 November 2012, mengenai masuknya Palestina sebagai negara non-anggota PBB.
Indonesia juga mendukung pengibaran bendera Palestina sebagai negara pengamat di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat pada 30 September 2015 lalu.
Sebelumnya, Dirjen Multilateral Kemenlu RI, Hasan Kleib mengatakan, Indonesia secara resmi membuka Konsulat Kehormatan di Ramallah pada awal 2016 dan akan dipimpin tokoh perempuan asal Palestina.
Hasan juga menjelaskan, bahwa konsul perempuan yang belum disebutkan namanya itu tidak akan menangani urusan politik atau proses perdamaian dengan Israel. Namun hanya mewakili kepentingan-kepentingan warga negara Indonesia (WNI) di Ramallah.
Pembukaan Konsulat Kehormatan di Ramallah sejauh ini dipandang sebagai upaya maksimal untuk menegaskan dukungan Indonesia terhadap Palestina.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.