TOKYO – Sensus penduduk terbaru menunjukkan sebuah fakta mengkhawatirkan bagi Jepang. Jumlah penduduk mereka menyusut hampir sebanyak 1 juta orang sejak 2010.
Seperti diwartakan New York Times, Jumat (26/2/2016), sensus tersebut dilakukan sepanjang 2015. Dalam lima tahun terakhir, penduduk Negeri Matahari Terbit menyusut sebanyak 947 ribu orang. Ini merupakan penyusutan pertama sejak sensus dilakukan pada 1920.
Berdasarkan hasil sensus, jumlah penduduk Jepang kini mencapai 127,1 juta orang. Angka tersebut turun sekira 0,7 persen dari jumlah penduduk pada 2010 yang mencapai 128,1 juta orang. Sensus penduduk biasa dilakukan lima tahun sekali. Sensus tidak hanya di Jepang, tetapi juga di negara lain.
Pemerintah Jepang menyatakan sangat khawatir dengan penyusutan penduduk ini. Kekhawatiran mereka diperkuat data yang menunjukkan proyeksi penyusutan penduduk Jepang akan semakin meningkat dalam beberapa dekade mendatang.
Hal yang mengejutkan, penyusutan penduduk terjadi di wilayah-wilayah perdesaan. Sedangkan penduduk di wilayah-wilayah permukiman padat terus mengalami peningkatan. Populasi di kota terbesar di Jepang, Tokyo, justru meningkat menjadi 13,5 juta atau naik sebesar 2,7 persen dari sensus 2010.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.