SUMSEL - Sopir truk bermuatan getah karet, Tri Hermawan (25) tewas mengenaskan setelah kendaraan yang dikemudikannya adu banteng dengan truk fuso di Jalan Lintas Timur Sumatera, KM 42 Kelurahan Mluya Agung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Senin (14/3/2016).
Tri tewas dengan tulang dada remuk dan luka serius di kepala, karena terjepit. Warga Jalan Desa 4 Kelurahan Bumi Kencana Sungai Lilin itu sempat dievakuasi ke RSUD Banyuasin untuk kepentingan autopsi, lalu setelahnya dibawa ke rumah duka.
Sementara, sopir fuso maut dengan nomor polisi B 9456 WF, Jamal Koto (48) bersama kernetnya Abdurahman, warga Pekan Baru Riau telah diamankan petugas Polres Banyuasin.
Menurut Suprianto (39) kernet truk pengangkut karet, kejadian berawal saat truk BG 9924 UM yang dikendarai korban melaju dari arah Betung menuju kota Palembang, sekira pukul 06.30 WIB.
Di waktu bersamaan, datang truk fuso dari arah berlawanan masuk ke lajur yang salah. "Kami melintas di jalan dua jalur, entah kenapa fuso itu masuk ke lajur yang salah dengan kecepat tinggi," jelasnya.
Melihat fuso semakin mendekat, sambungnya, korban spontan mengijak rem, namun truk dengan muatan penuh itu tidak bisa seketika berhenti, dan tabrakan tak bisa terelakkan. "Irwan tewas terjepit, dadanya remuk dihantam setir," katanya.
Akibat tabrakan tersebut, sempat terjadi kemacetan panjang sekitar empat jam. Kemudian kembali normal setelah dua kendaraan yang adu kambing itu disingkirkan dari badan jalan.
Sementara, Kapolres Banyuasin AKBP Julian Muntaha membenarkan telah terjadi Laka lantas yang menewaskan korban di Jalintim KM 42 Banyuasin. "Petugas telah melakukan olah TKP, arus kendaraan sempat terganggu tapi telah kembali normal," jelasnya.
Penyebab kecelakaan diduga akibat truk fuso dari arah Palembang salah masuk lajur. Saat ini barang bukti dan pelaku telah diamankan. "Masih dalam proses penyelidikan," singkatnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.