“Membuat militer negara kita sangat besar, sangat kuat, hingga tak ada pihak manapun yang berani main-main dengan kita,” seru Trump di website kampanyenya.
Sementara Sanders, disebut-sebut sebagai kandidat yang paling alergi dengan penggunaan militer sebagai “sarana” penyelesaian konflik.
“Amerika harus mempertahankan kebebasan di negeri sendiri dan negara lain. Tapi kita harus mencari solusi diplomatik sebelum melancarkan aksi militer. Dulu saya menentang perang di Irak dan saya tahu bahwa pilihan saya benar,” cetus Sanders.
Sebagaimana dilansir Military Times, Rabu (16/3/2017), Trump jadi kandidat paling populer dengan perolehan dukungan total 26,90 persen. Sementara Sanders jadi figur populer kedua dengan 21,91 persen dari 931 responden di empat matra.
Sementara para kandidat lainnya seperti Hillary, hanya mendapat 11,17 persen, Ted Cruz 16,7 persen, John Kasich 7,70 persen dan Marco Rubio 9,33 persen.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.