JAKARTA - Feri Yanto, sopir Taksi Blue Bird yang ditangkap anggota Subdit Cybercrime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, mengakui telah membuat akun provokator di Facebook dan mengajak seluruh sopir taksi untuk berdemo di Istana Presiden dengan membawa senjata tajam (sajam).
Hal tersebut diutarakan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Mujiono. Menurutnya, pelaku masih aktif menjadi sopir di sebuah perusahaan taksi.
"Inisalnya FY. Profesinya sebagai driver dan masih aktif," kata Mujiono di kantornya, Rabu (23/3/2016).
Berdasarkan keterangan tersangka, jelas Mujiono, perbuatan yang dilakukan pelaku atas kemauan sendiri. Meski demikian, penyelidikannya tak akan berhenti sampai di situ.
"Kami tidak akan berhenti sampai di sini, masih kami kembangkan. Hasil penyidikan sementara dia posting sendiri," tegasnya.
(Fahmi Firdaus )