Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lima Negara yang Paling Menderita Akibat Terorisme

Silviana Dharma , Jurnalis-Kamis, 24 Maret 2016 |09:06 WIB
Lima Negara yang Paling Menderita Akibat Terorisme
Ilustrasi. Negara rawan perang. (Foto: Getty Images)
A
A
A

4. Pakistan

Mengaku sebagai negara yang sudah berhasil memukul mundur bibit terorisme dan ekstremismenya, Pakistan menduduki posisi keempat dari 50 negara yang dinilai GTI sebagai negara paling menderita akibat terorisme.

Pergerakan kelompok Taliban menjadi faktor utama serangan teror di negara Asia Selatan ini. Terhitung sejak pertama kali menancapkan cakarnya pada 2007, lebih dari 2000 orang tewas dan kebanyakan dari mereka adalah penduduk sipil.

Terakhir, beredar kabar ISIS pun mulai melebarkan sayapnya ke negara yang baru saja merayakan kemerdekaan ke-69 atas penjajahan Inggris ini. Namun isu itu segera ditepis Perdana Menteri Nawaz Sharif.

Akan tetapi, bom mobil dan serangkaian bom bunuh diri masih merebak di negara ini. Seminggu lalu, bom meledak di Pasar Peshawar, menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai puluhan lainnya. Ledakan berasal dari bus yang ditumpangi 50 pegawai pemerintah.

3. Nigeria

Seperti pernah diulas Okezone sebelumnya, kekejaman Boko Haram di Nigeria seolah tiada tanding tiada banding. Sesuai namanya yang berarti anti barat, kelompok teroris yang kini berafiliasi dengan ISIS ini menginginkan Nigeria menjadi negara Islam.

Mereka pun melancarkan serangan bertubi-tubi, setiap hari setiap waktu ke gedung-gedung pemerintahan, menjarah ketenangan warga sipil, membunuh tanpa pandang bulu, mengebom, memerkosa dan membakar anak kecil hidup-hidup.

Tidak hanya di Nigeria, teror Boko Haram mewabah hingga ke Kamerun, Chad, Niger Selatan dan kawasan lain di Afrika.

Berdasarkan data yang dirilis PBB per 9 Maret 2016, sedikitnya 2,3 juta orang di Chad dan Niger terpaksa kehilangan rumah mereka dan lebih dari 5,6 juta orang kelaparan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement