Razak menambahkan kapal tongkang itu masih dipenuhi batu bara dan saat ini sudah berada di Lahad Datu untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sayangnya yang ditemukan hanya kapal tongkang tanpa para WNI yang mengartikan, hingga saat ini Kesepuluh WNI masih ditahan Abu Sayyaf.
Dilaporkan, kelompok militan radikal ini meminta tebusan sebesar 50 juta peso atau sekira Rp15 miliar sebagai biaya pembebasan para WNI.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.