"Dulu kita pernah berpikir sebelum mencapai ERP bagaimana caranya supaya tak ada eksploitasi anak-anak lagi. Salah satunya pakai ganjil-genap. Tapi ngapain mesti pakai perantara ganjil-genap, langsung ke ERP saja," tuturnya.
Ia menambahkan, penerapan ERP ditargetkan akan diberlakukan pada tahun depan. Namun, aturan tersebut terlebih dahulu harus dikaji dengan mengevaluasi penghapusan aturan 3 in 1 ini.
"Secepat-cepatnya kan butuh setahun juga. Kita tunggu saja (hasil evaluasi). Minggu ini atau minggu depan," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.