Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

China Mulai Mengoperasikan Mercusuar di Perairan Sengketa

Emirald Julio , Jurnalis-Rabu, 06 April 2016 |17:02 WIB
China Mulai Mengoperasikan Mercusuar di Perairan Sengketa
Gambar yang memperlihatkan struktur dari mercusuar yang ada di Karang Subi (Foto: Reuters)
A
A
A

BEIJING – China dilaporkan mulai mengoperasikan mercusuar di pulau sengketa yang berada di Laut China Selatan di dekat perairan yang pernah dilalui kapal perang milik Amerika Serikat (AS).

China hingga saat ini masih menjadi pihak yang dituding oleh beberapa negara secara sepihak mengklaim sebagian besar wilayah di Laut China Selatan. Perairan itu sendiri diketahui kaya akan sumber daya alamnya.

Namun, hal tersebut tidak diterima oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam yang juga memberikan klaim beberapa bagian di Laut China Selatan sebagai wilayah kedaulatan mereka.

Tampaknya untuk semakin memberikan penguatan klaim China di perairan sengketa tersebut, sebagaimana yang diwartakan oleh Xinhua, Rabu (6/4/2016), Menteri Transportasi China pada Selasa 5 April telah mengadakan upacara penyelesaian mercusuar setinggi 55 meter di Karang Subi.

Karang Subi adalah salah satu dari gugusan pulau yang dibangun oleh China di wilayah Laut China Selatan. Pada Oktober 2015, AS yang jengah terhadap klaim China, sempat mengirim kapal perang USS Lassen di wilayah yang berjarak 12 mil laut dari Karang Subi.

China mengklaim pembangunan mercusuar tersebut demi memenuhi kewajiban internasionalnya dalam hal membantu pencarian bila ada kapal yang tersesat, meningkatkan keamanan pelayaran dan untuk membantu penelitian ilmiah.

(Emirald Julio)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement