"Anak saya dan penumpang warga negara asing tidak diarahkan oleh petugas ground crew Lion Air untuk cap paspor imigrasi, yang seharusnya menjadi protokol wajib bagi airlines yang berasal dari luar negeri. apakah situasi ini lazim? penumpang penerbangan dari luar negeri mendarat di terminal domestic tanpa melewati pos imigrasi?" imbuh dia.
Zara merasa heran, sebab, pihak Lion Air bisa sangat abai mengenai hal ini. Menurutnya, jika ini terjadi di Bandara Halim Perdanakusuma, di mana juga terdapat penerbangan militer, akan sangat membahayakan keselamatan negara. Diketahui, pengelolaan Bandara Halim Perdanakusuma di bawah kendali Lion Air Group.
"Jika ini lazim, tidakkah berpengaruh pada keamanan negara, andai ada warga asing penyusup tanpa izin? Bagaimana ya bila nanti sepenuhnya Lion Air menguasai Halim Perdanakusuma, waga negara asing bebas masuk juga tanpa pos imigrasi?" ujar Zara.
(Arief Setyadi )