Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pencarian Korban Air Terjun Dua Warna Kembali Dilanjutkan

Erie Prasetyo , Jurnalis-Rabu, 18 Mei 2016 |09:37 WIB
Pencarian Korban Air Terjun Dua Warna Kembali Dilanjutkan
Ilustrasi (Foto: Antara)
A
A
A

DELISERDANG – Badan SAR Nasional (Basarnas) akan terus mencari korban banjir bandang di Air Terjun Dua Warna, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), hingga lima hari ke depan.

Korlap Basarnas, Ahmad Junir, mengatakan apabila masih ada korban yang belum ditemukan hingga waktu yang ditentukan, akan dilakukan perencanaan atau evaluasi kembali.

"Kita akan tetap melakukan pencarian hingga tujuh hari ke depan dari hari pertama. Kalau masih ada korban yang belum ditemukan, nanti kita lakukan evaluasi atau mencari langkah lain untuk menemukan korban yang lain," tutur Ahmad, Rabu (18/5/2016).

(Baca Juga : Korban Banjir Bandang Air Terjun Dua Warna Kemungkinan Bertambah)

Sementara pada pencarian korban di hari kedua kemarin, Tim SAR tidak menemukan korban banjir bandang di kawasan wisata Air Terjun Dua Warna.

"Pencarian hari kedua nihil. Rencana akan dilanjutkan lagi," ujar Kapolsek Pancur Batu, Kompol F Gultom kepada wartawan di lokasi.

Ia mengungkapkan, sampai saat ini personel yang diturunkan atau yang dibagi menjadi tiga kelompok sudah ditarik dari lokasi pencarian korban. Mereka akan beristirahat di posko yang sudah ditentukan.

Menurut data yang diterima dari Polda Sumatera Utara (Sumut), hingga saat ini tim gabungan Polri dan Basarnas sudah menemukan 16 korban meninggal dunia. Sepuluh di antaranya sudah teridentifikasi dan dipulangkan ke pihak keluarga.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement