Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gerindra Minta Ahok Bijak Sikapi Ketua RT dan RW

Arief Setyadi , Jurnalis-Minggu, 29 Mei 2016 |20:37 WIB
Gerindra Minta Ahok Bijak Sikapi Ketua RT dan RW
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Ilustrasi))
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diharapkan bisa lebih bijak dalam menyikapi polemik ketua RT dan RW menyusul penolakan mereka terhadap penggunaan aplikasi Qlue. Di mana para ketua RT dan RW mengancam akan memboikot Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada 2017.

"Gubernur DKI Ahok harus bisa lebih bijak menyikapi soal penolakan sejumlah RT dan RW terhadap aplikasi Qlue," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, kepada Okezone, Minggu (29/5/2016).

Menurut Sufmi Dasco, ada dua hal yang seharusnya diperhatikan Ahok dalam menyikapi persoalan tersebut. Pertama, Ahok jangan memperlakukan RT dan RW seperti bawahannya, karena walau bagaimanapun RT dan RW bukanlah karyawan Pemprov DKI karena uang kehormatan yang mereka terima tiap bulan sebenarnya tidak dapat disebut gaji.

(Baca: Ketua RW Tanah Abang Sebut Ahok Hina Jabatan RT/RW)

"Secara filosofis, RT dan RW adalah tokoh yang dipercaya dan dipilih masyarakat setempat untuk mengurus persoalan administrasi sederhana dan interaksi di antara mereka. Jadi hubungannya sangat kekeluargaan, bukan hubungan kerja. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2007 secara garis besar menjelaskan bahwa Rukun Tetangga, adalah lembaga yang dibentuk melalui musyawarah masyarakat setempat," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement