Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Musik Rohani Diselundupkan ke Korut untuk Sadarkan Warganya

Silviana Dharma , Jurnalis-Senin, 30 Mei 2016 |18:01 WIB
Musik Rohani Diselundupkan ke Korut untuk Sadarkan Warganya
Jung Gwang-il. (Foto: dok. Oslo Freedom Forum)
A
A
A

Proyek album rohani tersebut, diperkenalkan Jung di Forum Kebebasan Oslo baru-baru ini. Dalam kesempatan tersebut, dia memastikan proyeknya sama sekali tidak ditujukan untuk mengubah keyakinan warga Korut. Melainkan, dia hanya memanfaatkan agama untuk menunjukkan kepada masyarakat yang terisolasi di dalam Korut bahwa ada cara berpikir lain di luar negaranya.

Jung memproduksi sendiri lagu-lagu tersebut, dengan mempekerjakan kawan sesama pembelot dari Korut. Mereka di antaranya adalah orang-orang yang memang berprofesi sebagai penyanyi di Pyongyang.

“Kami bersusah payah membuat album rekaman ini, untuk menghasilkan suara yang tepat. Nyanyiannya, intonasi, dan metodenya. Tapi kami senang ketika sesama pembelot di AS mendengarkan lagu kami, mereka meresapi liriknya dan terkejut oleh betapa bagusnya musik tersebut,” ujar Jung.

Musik telah menjadi medan perang lama dalam laga pertarungan non-militer antara kedua negara di Semenanjung Korea untuk mengendalikan hati dan pikiran warga negaranya. Kim Jong-un menguasai media penyiaran maupun cetak di negaranya, sehingga mereka hanya dicekoki dengan lagu-lagu tema sendiri dan grup penyanyi dalam negeri.

Juru bicara dari Kementerian Pertahanan di Korea Selatan juga mengaku sangat berhati-hati dalam memilih beragam hits populer terbaru yang layak atau menarik untuk masuk ke negaranya, termasuk lagu k-Pop produksi dalam negerinya.

(Silviana Dharma)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement