“Untuk saat ini pihak dinas kesehatan telah mengambil sampel dari penjual bakso tersebut untuk dilakukan pemeriksaan terkait adanya dugaan keracunan ini,” sebut Umar.
Ia juga meminta sebaiknya warga tidak mengonsumsi makanan yang belum terjamin kebersihannya, lebih baik mengonsumsi makanan yang dibuat sendiri yang jelas terjamin kebersihan dan kesehatannya.
“Kepada para pedagang berhati-hatilah dalam membuat produk makanannya. Utamakan kebersihan untuk keselamatan pembeli,” imbuh Umar.
Sementara Direktur RSUD dr Kumpulan Pane yakni dr Nanang menjelaskan bahwa pada umumnya para korban mengalami pusing dan mual yang merupakan ciri-ciri dari korban keracunan, namun pihaknya hingga saat ini masih melakukan perawatan intensif terhadap para korban.
“Sebagian korban keracunan telah dipindahkan ke dalam ruangan dan sebahagian lagi masih mendapat perawatan di UGD, hingga saat ini kita masih melakukan observasi dan menunggu hasil dari dinas kesehatan,” tandasnya.
(Awaludin)