"Bagi yang mengetahui gejalanya, kami mengimbau kepada setiap keluarga untuk segera membawa ke Puskesmas atau rumah sakit," ujarnya.
Budi Yuantoro (32) warga Kota Blitar menilai, kasus flu Singapura sebagai fenomena yang laten. Pada musim tertentu kasus ini muncul lagi dan meresahkan sebagian warga yang memiliki anak kecil.
"Yang bikin resah adalah masih banyak warga yang tidak memahami penyakit ini. Apalagi sifatnya menular. Karenanya dinas terkait perlu meningkatkan sosialisasi,” tutur ayah dua anak itu.
(Salman Mardira)