Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pekerja Sawit Temukan Tengkorak Kepala Wanita

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Senin, 20 Juni 2016 |22:59 WIB
  Pekerja Sawit Temukan Tengkorak Kepala Wanita
Lokasi penemuan tengkorak wanita di kebun sawit (foto: Banda/Okezone)
A
A
A

PEKANBARU - Dua pekerja sawit dikejutkan dengan penemuan tengkorak kepala manusia di kebun sawit di Dusun II, Desa Air Jernih, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Riau.

Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen mengatakan, kedua pekerja sawit yakni Iswanto dan Irwanto kaget bukan kepalang saat melihat tengkorak manusia.

"Saat ini tim masih mencari potongan tubuh lainnya. Dari identifikasi diduga tengkorak itu berjenis kelamin wanita," kata Yarmen kepada wartawan, Senin (20/6/2016).

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.30 WIB dua pekerja kebun kelapa sawit sedang membersihkan kebun dan melihat ada benda bulat berwarna putih di tanah. Semula mereka mengira benda itu adalah tumbukan getah karet, ternyata kepala tengkorak dewasa. Keduanya pun melaporkan kasus ini ke Polsek Dumai Barat.

Pihak kepolisian pun melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil penelusuran dilapangan di dekat tengkorak ditemukan rambut, jelana jeans biru.

"Ada juga tank top warna putih, bra jaket kain dan kaos kaki warna biru. Tim masih menyelidiki apakah ini kasus pembunuhan atau tidak," sambungnya.

Untuk penyelidikan selanjutnya organ tubuh korban dibawa ke RSUD Indrasari Rengat. Dari keterangan pemilik lahan, bahwa kebun sawitnya memang sudah tidak pernah dilihat bertahun-tahun. Lokasi penemuan tengkorak itu juga jauh dari pemukiman.

"Kasusnya sedang dikembangkan," tukasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement