Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasca-Brexit, Warga Inggris Sesali Putusan Keluar dari Uni Eropa

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 25 Juni 2016 |07:03 WIB
Pasca-<i>Brexit</i>, Warga Inggris Sesali Putusan Keluar dari Uni Eropa
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

LONDON – Jutaan warga telah memberikan suaranya untuk mendukung keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE) dalam referendum yang dikenal dengan nama Brexit pada Kamis, 23 Juni 2016. Namun, setelah memenangkan referendum, tidak sedikit dari para pemilih tersebut yang menyesali keputusannya.

Dengan hasil 51,9 persen berbanding 48,1 persen, referendum itu akhirnya memutuskan bahwa Inggris melepaskan keanggotaannya dan keluar dari blok ekonomi politik Eropa itu.

Dampak dari hasil referendum ini langsung terasa dengan jatuhnya nilai tukar poundsterling dan pengumuman pengunduran diri Perdana Menteri (PM) David Cameron, yang menyebabkan sebagian dari para pendukung Brexit menyesali keputusan mereka.

Sebagian pemilih mengatakan tidak menyangka bahwa suara yang mereka berikan tanpa banyak pertimbangan atau sekadar iseng akan memberi dampak besar pada hasil referendum, sebagian lagi merasa tertipu dengan informasi yang diberikan dalam kampanye kelompok pendukung Brexit.

Mandy Suthi mengatakan dia dan keluarganya merasa menyesal setelah melihat dampak dari keluarnya Inggris dari UE. Dia menyatakan akan mengambil pilihan yang berbeda jika diberikan kesempatan untuk melakukan referendum lagi.

“Sekarang fakta-fakta mulai bermunculan dan mata kami telah terbuka,” katanya sebagaimana dilansir Telegraph, Sabtu, (25/6/2016). “Jika saya punya kesempatan untuk memberikan suara lagi, saya akan memilih tinggal (di dalam UE),” tambahnya.

Pernyataan senada disampaikan seorang pemilih bernama oleh Adam yang mengaku terkejut dengan hasil referendum. Pria asal Manchester itu memilih untuk keluar dari UE, karena merasa suaranya tidak akan banyak berpengaruh. 

“Saya terkejut kami benar-benar memilih untuk keluar (dari UE). Saya tidak berpikir hal ini akan terjadi. Suara saya, saya tidak berpikir akan banyak berpengaruh karena saya kira kita akan tetap di dalam UE,” ujarnya.

Adam mengaku terkejut dengan pengunduran diri PM Cameron sebagai akibat dari hasil referendum. Hal ini menurutnya, adalah sesuatu yang mengkhawatirkan.

“Pengunduran diri David Cameron sejujurnya mengejutkan saya. Saya pikir periode ketidakpastian yang akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan akan semakin buruk sekarang. Jadi, ya saya cukup khawatir,” ungkapnya.

Berbeda dengan Mandy dan Adam, pemilih lainnya Daniel Roche mengatakan bahwa dirinya merasa tertipu dengan kampanye para pendukung Brexit yang mengklaim bahwa sejumlah besar anggaran pemerintah Inggris disalurkan ke UE setiap pekannya. Hal yang diklaim sebagai sebuah informasi yang salah oleh Pimpinan Partai Independen Inggris, Nigel Farage.

Mereka juga percaya bahwa keluarnya Inggris dari UE akan menyelesaikan sejumlah masalah seperti imigran dan dapat menurunkan harga bahan bakar.

“Kami dibuat percaya bahwa sebagian besar uang yang tidak dihabiskan untuk UE akan disalurkan ke NHS (Lembaga Kesehatan Nasional Inggris). Sekarang orang seperti Farage mengklaim hal itu tidak benar,” kata Roche yang mengatan saat ini dia ingin mengubah keputusannya.

Akibat banyaknya pemilih yang ingin mengubah suaranya, pada Jumat, 24 Juni, sebuah petisi untuk Parlemen Inggris diluncurkan untuk memberi kesempatan bagi mereka dan para pemilih lainnya memberikan suara pada referendum kedua dengan alasan tidak ada pihak yang mendapatkan suara mencapai 60 persen.

Sampai Jumat malam, petisi ini telah ditandatangani oleh 160 ribu orang sehingga mengharuskan parlemen untuk mempertimbangkannya.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement