Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir Anyer, Warga Khawatir Pencemaran Limbah Industri

Iqbal Multatuli , Jurnalis-Selasa, 26 Juli 2016 |21:25 WIB
Banjir Anyer, Warga Khawatir Pencemaran Limbah Industri
Ilustrasi
A
A
A

Pemprov Banten pun mengaku akan menganalisa efek banjir bandang di sekitar kawasan Anyer Kabupaten Serang, dan Cigading hingga Ciwandan di Kota Cilegon. Apakah menimbulkan efek negatif bagi warga atau tidak.

"Itu harus dianalisa, kita ada 85 industri kimia besar. Kita pelajari nanti, regulasi itu ada di pusat, kita cari solusi nya seperti apa. Lingkungan harus menjadi ujung tombak dalam pembangunan," kata Gubernur Banten Rano Karno, usai meninjau korban longsor dan posko terpadu BPBD Banten di kantor Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang.

Jika terjadi bahaya kimia, maka baik perusahaan dan pemerintah akan memberitahu kepada masyarakat dan akan disikapi dengan sesegera mungkin sesuai Standar Operasi dan Prosedir (SOP).

"Kalau ada bencana gempa, ada kebocoran, masyarakat harus tahu. Kita belum dapat laporan," tegasnya.

Perlu diketahui bahwa disepanjang pesisir menuju Pantai Anyar dan Carita, tepatnya di kawasan Cigading dan Ciwandan dipenuhi dengan berbagai macam industri, seperti Industri Kimia dari PT Candra Asri Petrochemical, PT Semen Merah Putih, PT Sankyu, dan masih banyak lainnya.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement