WASHINGTON DC – Belum berlalu polemik yang berkembang akibat bocornya lebih dari 19 ribu surat elektronik (surel) Komite Nasional Partai Demokrat (DNC), kini muncul lagi bocoran puluhan voicemail atau pesan suara partai pengusung Hillary Clinton tersebut.
Sebanyak 29 voicemail yang berdurasi total 14 menit, dibocorkan WikiLeaks di hari ketiga Konvensi Partai Demokrat, saat Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) pasangan Hillary; Tim Kaine, diagendakan berpidato di konvensi yang digelar di Wells Fargo Center, Philadelphia.
Terkait hal ini, pendiri WikiLeaks, Julian Assange, menyatakan pada banyak media, bahwa 29 rekaman pesan suara dari para pendukung dan pemilih Partai Demokrat itu, baru sementara dan masih banyak yang akan diungkap WikiLeaks.
Kebanyakan isi voicemail itu menyerang mantan rival Hillary; Bernie Sanders, di mana Partai Demokrat dianggap membiarkan Sanders mengembangkan pengaruhnya terlalu jauh.