JAKARTA - Terpilihnya Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto menjadi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) memunculkan luka lama bagi Ikatan Keluarga Orang Hilang (Ikohi) Indonesia.
Sebab, orang yang bertanggungjawab atas peristiwa pelanggaran berat beberapa tahun silam ditunjuk sebagai Menko Polhukam yang berkaitan langsung dengan hak asasi manusia (HAM).
(Baca Juga: Aktivis HAM Protes Wiranto Masuk Kabinet Kerja)
"Wiranto adalah orang yang bertanggungjawab atas berbagai tindak pelanggaran HAM berat. Ini kejutan yang tak kalah menyedihkan," kata Ketua Ikohi, Wanmayetti kepada Okezone, Kamis (28/7/2016).
Beberapa kasus itu diantaranya adalah kasus kerusuhan Mei 1998, penculikan dan penghilangan paksa aktivis tahun 1997/1998, kasus Trisakti dan Semanggi hingga kerusuhan pasca referendum Timor-Timor tahun 1999.