Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keluarga Terpidana Mati Asal Riau Berharap Keajaiban

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Minggu, 31 Juli 2016 |13:29 WIB
Keluarga Terpidana Mati Asal Riau Berharap Keajaiban
Ilustrasi Eksekusi Hukuman Mati (Dok: Shutterstock)
A
A
A

PEKANBARU - Acin (48) istri dari terpida mati Agus Hadi alias Oki untuk sementara bisa lega lantaran suaminya batal dieksekusi mati. Pihak keluarga saat ini hanya bisa berdoa dan mengaharapkan keajaiban suaminya tidak dieksekusi.

"Saya senang dapat kabar suami saya tidak jadi dieksekusi kemarin. Saya dan keluarga terus berdoa semoga suaminya saya tidak dihukum mati. Karena suami saya itu tulang punggung keluarga. Kami menunggu keajaiban Tuhan," kata Acin kepada Okezone, Minggu (31/7/2016).

Pihak keluarga melalui penasehat hukumnya sudah mengajukan grasi (pengampunan) ke Presiden Joko Widodo untuk yang kedua kali agar suaminya diampuni.

(Baca: Pakar Hukum: Penjelasan Jaksa Agung Tak Jelas soal Eksekusi Mati)

"Suami saya bukan bandar narkoba. Dia hanya orang suruhan. Kalau suami saya itu bandar mungkin ekonomi saya bisa kelihatan. Selama ini kami tinggal di gubuk reot di Selat Panjang, Meranti. Hidup pas-pasan," ucapnya lirih.

Menurutnya, selama ini untuk menopang biaya hidup dan kebutuhan anak mereka sekolah, Agus Hadi yang mencari nafkah. Jika dia dihukum mati, Acin mengaku tidak tau lagi mau ke mana bertahan hidup.

"Saya punya empat orang anak, sebagian masih sekolah. Selama ini kami bergantung pada suami saya. Kerja suaminya cuma ikut-ikut buruh kapal bawa barang harian saja. Dulu sebelum saya sakit stroke, saya bisa bantu-bantu jual goreng. Sekarang saya sakit, saya bingung untuk mengurusi anak-anak," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement