Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Hidup" Lagi, Makam Waluyo Tidak Akan Dibongkar

Markus Yuwono , Jurnalis-Rabu, 03 Agustus 2016 |17:53 WIB
Makam Waluyo (foto: Markus Yuwono/Sindo Radio)
A
A
A

YOGYAKARTA - Kepulangan Waluyo (62) membuat keluarganya benar-benar terkejut. Terutama sang istri, Alim Eskatinah (64), sampai sempat mundur saat melihat Waluyo kembali ke rumahnya di Kampung Suryoputran, Kecamatan Kraton, Yogyakarta.

Keterkejutan keluarga berdasar. Alasannya, Waluyo telah dimakamkan setahun lalu di tempat kelahirannya, Dusun Suren, Jetis, Bantul. Waluyo meninggal setelah enam hari menjalani perawatan di RSUP dr Sardjito.

Waluyo menjadi korban tabrak lari di Jalan Yogyakarta-Wonosari, Gunungkidul pada 1 Mei 2015. [Baca: Kronologi Trabrak Lari yang Menyebabkan Waluyo Meninggal]

"Saya juga kaget dan bingung mendengar Waluyo yang saya ikut kubur 13 bulan silam, sekarang hidup lagi," kata kakak sepupu Waluyo, Sadari warga Suren Kulon, Kecamatan Jetis, Bantul, Rabu (3/8/2016).

Sadari yang tinggal di Jetis, Bantul, bahkan sampai datang ke rumah Waluyo untuk memastikan bahwa yang pulang tersebut adalah benar Waluyo. Sejumlah pertanyaan seputar keluarga disampaikan, dan Waluyo mampu menjawab.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement