BINTAN – Seoran Bidan bernama Haryuni (29), tewas setelah mobil yang dikendarai terjun ke jurang di Kampung Jawa, Batu 37 Lintas Tengah, Cikolek, Desa Toapaya Utara, Toapaya, Bintan, Kepulauan Riau, Rabu kemarin.
Menurut Sayet, salah seorang warga setempat, kecelakaan terjadi sekira pukul 08.30 WIB. "Tapi baru diketahuinya itu jam 11 siang," katanya.
Selama hampir tiga jam pascakejadian, pelintas jalan di lokasi tak menyadari di jurang yang jaraknya diperkirakan 20 meter dari tikungan menurun itu, ada mobil Daihatsu Xenia dengan pelat BP 1276 TY yang dikendarai korban terperosok di jurang yang dipenuhi semak belukar.
"Tak ada yang melihat, karena kalau kita berkendara di situ terutama dari arah desa, jurang tempat korban jatuh tak terlihat sama sekali," kata Sayet.
Kasatlantas Polres Bintan AKP Muclis Najar mengatakan, kecelakaan tunggal yang menimpa bidan yang bekerja di Puskesmas Sribintan tersebut terjadi, setelah korban mencoba menyalip (mendahului) mobil lain yang ada di depannya.
Gagal menyalip, mobil korban mendadak keluar dari bahu kanan jalan dan semenit kemudian terjun ke jurang yang dipenuhi hutan belukar dan semak. "Kondisi saat kejadian hujan dan berangin," kata dia.
Selanjutnya, jasad korban disemayamkan di kediamannya, Kampung Jawa, Cikolek, RT 02 RW 01, belakang Poliklinik Desa (Polindes) Toapaya Utara, Toapaya, lalu dimakamkan di TPU setempat.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.