Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gambar Sampul LKS Dianggap Lecehkan Lambang Negara, Ini Komentar Penerbit

Bramantyo , Jurnalis-Jum'at, 12 Agustus 2016 |15:49 WIB
  Gambar Sampul LKS Dianggap Lecehkan Lambang Negara, Ini Komentar Penerbit
A
A
A

KLATEN - Dua buku Lembar Kerja Siswa (LKS) mata pelajaran Kewarganegaraan yang diproduksi perusahaan percetakan CV Aviva di Klaten, Jawa Tengah, mendapat sorotan karena gambar sampul LKS dianggap melecehkan simbol negara.

Manager Pra Cetak CV Aviva, Anggela, membantah anggapan tersebut. Gambar Garuda yang dipermasalahkan bukan menujukkan sayap Garuda patah atau Garuda sedang menari, melainkan menggambarkan Garuda tengah mengepakkan sayap.

Sedangkan kaki Garuda mencengkram tiang bendera, buka menginjak Bendera Merah Putih seperti yang ditudingkan. Anggela juga menyebut bahwa Bendera Merah Putih pada gambar sampul tidak menyentuh tanah.

"Untuk simbolnya yang ada di dada Garuda tetap berdiri tegak dan tidak merubah aslinya," ungkap Anggela saat ditemui Okezone di Klaten, Jumat (12/8/2016).

Untuk gambar sampul buku LKS lainnya berupa seorang bocah laki-laki dengan kondisi telanjang dada dan mengenakan celana dalam sambil memegang bendara di bawah air terjun, menurutnya itu bukan hal yang aneh.

Pemandangan anak laki-laki hanya mengenakan pakaian dalam sambil bermain, seling terlihat di daerah. "Di kampung, anak bermain air di sungai bertelanjang dada hal yang biasa terjadi," terangnya lagi.

Masih ada yang janggal, sambung Angglea, buku dengan sampul anak laki-laki di bawah air terjun sambil memegang bendera, merupakan cetakan dua tahun lalu dan sudah tersebar lama. Namun baru belakangan ini dipermasalahkan.

"Sedangkan untuk gambar Garuda itu juga merupakan cetakan kami satu tahun lalu dan sudah tak dicetak lagi. Jika saat ini ditemukan berarti buku itu berasal dari agen kami," ujarnya.

Protes terhadap buku LKS yang dinilai melecehkan simbol negara pertama kali muncul di Mojokerto, Jawa Timur.

(Risna Nur Rahayu)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement