Awalnya sejumlah personel kepolisian diturunkan untuk menangkap Amokrane karena kerap bikin onar. Selain itu, masa izin tinggal Amokrane di Indonesia juga sudah habis sejak September 2015 lalu.
Rupanya, bule pemilik badan kekar ini melawan. Dia lantas terlibat pergumulan dengan Brigadir AA Putu Sudiarta dan delapan kali menusuk tubuh polisi dengan belati yang dibawanya. Aa Putu tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
Sementara Amokrane juga ambruk. Polisi lainnya di lokasi semula memberondong dia dengan peluru karet. Tapi Amokrane tetap melawan hingga dilumpuhkan pakai peluru tajam.
Namun dari hasil autopsi tim medis, Amokrane meninggal bukan karena tembakan melainkan luka sayat di leher. Kuat dugaan, saat pergumulan Brigadir AA Putu Sudiarta berhasil melawan dengan menyanyat leher Amokrane.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.