Jika apa yang ditulis Powell benar, maka Israel seharusnya mendapatkan perlakuan serupa dengan apa yang didapatkan Iran dan Korea Utara (Korut) yang mendapatkan sanksi karena melanggar Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri John Kirby menolak berkomentar mengenai bocoran email Powell dan memilih bungkam mengenai masalah ini.
Kepemilikan nuklir Israel juga dapat berpengaruh pada bantuan luar negeri yang diberikan AS pada Negara Zionis itu. Menurut amandemen Undang-undang (UU) Bantuan Asing semua bantuan AS, baik ekonomi maupun militer dilarang diberikan kepada negara-negara yang mengirimkan, menerima, mendapatkan atau memindahkan teknologi pengayaan nuklir tanpa mematuhi NPT. Israel adalah salah satu negara yang tidak menandatangani NPT, bersama dengan India dan Pakistan yang juga memiliki senjata nuklir.
Bocornya email Powell ini hanya berselang beberapa saat sebelum AS dan Israel menandatangani perjanjian bantuan militer dengan jumlah fantastis USD38 miliar selama 10 tahun. Bantuan sebesar itu akan dihabiskan untuk pembelian senjata dan pelatihan militer dari AS.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.