Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ular Coklat Paksa Kereta Peluru Jepang Berhenti Darurat

Silviana Dharma , Jurnalis-Selasa, 27 September 2016 |01:01 WIB
Ular Coklat Paksa Kereta Peluru Jepang Berhenti Darurat
Ular coklat yang memaksa shinkansen berhenti darurat. (Foto: AP)
A
A
A

TOKYO – Kehadiran seekor ular berwarna coklat memaksa kereta peluru Jepang, Shinkansen berhenti darurat. Saat itu, kereta tengah melakukan perjalanan dari Tokyo ke Hiroshima.

Kepanikan bermula dari seorang penumpang yang melihat pergerakan merayap di celah kursinya. Setelah ditilik lebih jelas, rupanya seekor ular sepanjang 30 sentimeter tengah menjelajahi deretan bangku gerbong.

Masinis segera diberitahu dan memutuskan berhenti. Polisi dipanggil untuk menurunkan penumpang gelap tersebut.

Sepertu diwartakan The Guardian, Selasa (27/9/2016), sebelum memboyong ular itu turun, polisi menanyai apakah ada yang merasa kehilangan, salah menaruh atau tak sengaja melepas reptil menjalar tersebut di kereta? Tanggapan penumpang sangat dingin. Alhasil, polisi masih mencari pemilik aslinya.

Ular yang berhasil diamankan petugas diketahui tidak berbisa. Kehadirannya juga tidak melukai seorang pun. Sementara mengenai usianya, diperkirakan dia termasuk ular pemangsa tikus yang masih remaja.

Meskipun ditimpa insiden yang memaksa kereta berhenti darurat, shinkansen Nozomi 103 jurusan Tokyo-Hiroshima itu dikabarkan sampai tepat pada waktunya. Hal ini memang menjadi catatan baik dalam dunia transportasi Jepang yang terkenal akan kedisplinannya.

Kereta peluru di Jepang biasanya jarang mau berhenti untuk insiden-insiden kecil. Pemberhentian darurat paling-paling hanya berlaku jika ada orang yang mau bunuh diri atau terjadi gempa bumi hebat. Suatu sikap tertib yang belum tentu bisa ditemukan di Benua Biru sekalipun.

Pada lima tahun yang lalu, seekor ular susu Honduras sepanjang satu meter juga pernah menyusup masuk ke sebuah kereta peluru di Kyoto. Shinkasen ketika itu juga terpaksa berhenti. Sejak saat itu, operator kereta melarang penumpangnya membawa hewan, selain burung kecil dan ikan. Itu juga dengan syarat mereka dibawa dalam kandang atau akuarium.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement