Islamophobia Naik 326% di Inggris, Pria Pakistan Buktikan Sebaliknya

Silviana Dharma, Okezone · Selasa 11 Oktober 2016 04:28 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 11 18 1511307 islamophobia-naik-326-di-inggris-pria-pakistan-buktikan-sebaliknya-KFRe8vTmly.jpg Hassan Saleemi, warga negara Inggris berdarah Pakistan. (Foto: Youtube)

LONDON – Tell Mama, sebuah proyek nasional yang memantau insiden anti-Muslim melaporkan, terjadi peningkatan islamophobia sebesar 326 persen di Inggris, yakni dari 146 kasus pada 2014 menjadi 437 kasus pada akhir 2015. Hasil referendum di Britania Raya yang memutuskan keluar dari Uni Eropa disinyalir telah membuat keadaannya semakin buruk.

Terakhir, seorang perempuan Muslim yang sedang berjalan-jalan di Tottenham diserang orang tak dikenal. Pelaku memaksanya melepaskan jilbab dan polisi menyaksikan hal tersebut.

Berdasarkan insiden tersebut, seorang pria keturunan Pakistan yang sudah menjadi warga negara Inggris mengadakan percobaan untuk membuktikan sebaliknya. Hassan Saleemi (23) yang mengaku sebagai YouTuber Hstar Vlogs, percaya masih ada kebaikan di negaranya yang tidak banyak diperlihatkan media massa.

Mengenakan pakaian gamis pria Muslim, gaun putih panjang dan peci serba putih, Saleemi berpura-pura menjadi gelandangan. Di pinggir jalan Ibu Kota London, dia terduduk murung sambil membawa selembar kardus bertuliskan ‘saya tuna wisma’.

Dalam rekaman terlihat banyak orang berlalu lalang di depannya tanpa menengok sedikit pun. Meski begitu, 20 menit kemudian ada juga pemuda yang menghampirinya dan menawarkan untuk membelikan dia makanan.

Saleemi menolak dan melanjutkan percobaannya. Lama ia menunggu, tak seorang pun peduli. Sampai tiga orang perempuan, dua di antaranya mengenakan hijab menanyakan keadaannya.

Seorang dari mereka yang tak berjilbab berusaha menawarkan uang, tetapi sekali lagi ditolak. Namun yang membuat Saleemi terenyuh ialah ketika perempuan itu mengatakan akan berdoa untuknya.

“Di media massa banyak berita negatif soal Muslim dan Islam. Saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa London adalah kota multikultural, rasisme tidaklah eksis. Setiap orang dipandang setara. Saya juga tidak pernah diserang secara rasis di London dan saya bangga menjadi warga negara Inggris Raya sekaligus Muslim,” jawab Saleemi ketika ditanya alasan dia melakukan uji coba tersebut. Demikian seperti diulas Independent, Selasa (11/10/2016).

Pada dasarnya, Saleemi tidak menampik kalau islamophobia ada dan mengalami peningkatan di negaranya. Akan tetapi, melalui eksperimennya hari itu dia semakin percaya bahwa rasa kemanusiaan warga London ada dan lebih besar daripada persoalan beda agama. Video Saleemi telah ditonton lebih dari 42 ribu orang di Youtube.

“Tujuan saya melakukan hal ini bukan untuk mendapat uang. Tetapi untuk melihat masih adanya kemanusiaan di dunia ini. Agama dan warna kulit tidak seharusnya menjadi masalah untuk membantu orang lain. Menolong mereka yang membutuhkan akan sangat berarti bagi yang ditolong,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini