Sementara itu untuk Pulau Ndana Rote Marinirnya berjumlah 24 orang dan 10 lagi dari TNI Angkatan Darat.Para Prajurit dari Yonif 743/PSY dan Yonif 3 Marinir akan diberangkatkan menggunakan KRI Teluk Manado.
Para Prajurit itu menggantikan Yonif Raider Khusus 744/SYB serta menggantikan Yonif 1 Marinir yang telah bertugas di kedua pulau terluar itu selama enam bulan dengan Satgas Perbatasan RI-Timor Leste yang masa tugasnya selama sembilan bulan.
Dalam sambutannya untuk sejumlah pasukan tersebut, Gregorius menyampaikan bahwa tugas pengamanan pulau terluar merupakan tugas pokok TNI dalam operasi militer yang bukan merupakan tugas ringan, karena membutuhkan semangat pengabdian, loyalitas serta pengorbanan yang tinggi dari setiap pribadi anggota Satgas yang ditugaskan.
"Saya berharap semuanya dapat menjalankan tugasnya dengan baik, dengan penuh semangat, keikhlasan, kekompakan dan kesungguhan serta dengan rasa tanggung Jawab yang tinggi agar nantinya masa enam bulan itu bisa dilaksanakan dengan baik," tukasnya.
(Rizka Diputra)