Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa Jepang: Ribuan Warga Mengungsi, Enam Terluka

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 22 November 2016 |10:39 WIB
Gempa Jepang: Ribuan Warga Mengungsi, Enam Terluka
Kemacetan terjadi saat warga mengungsi setelah diumumkannya peringatan tsunami menyusul gempa di Kota Iwaki, Prefektur Fukushima, Jepang, 22 November 2016. (Foto: Reuters)
A
A
A

TOKYO – Setidaknya enam warga mengalami luka-luka saat ribuan warga Jepang mengungsi ke dataran tinggi setelah pihak berwenang mengumumkan peringatan tsunami menyusul gempa besar yang melanda wilayah timur laut Negeri Matahari Terbit pagi ini. Gempa berkekuatan 6,9 skala Richter (SR) itu diikuti serangkaian gempa susulan di Prefektur Fukushima.

Gempa juga menyebabkan sistem pendingin di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daini sempat terhenti sebelum kembali beroperasi. Keterangan petugas pemadam kebakaran di Kota Iwaki, Prefektur Fukushima mengatakan, gempa menyebabkan kebakaran di kompleks petrokimia di Distrik Nishikimachi yang telah berhasil dipadamkan.

Kantor berita NHK, Selasa (22/11/2016) melaporkan enam orang mengalami luka ringan akibat gempa dan tsunami yang terjadi.

Badan Meteorologi Jepang telah menurunkan peringatan tsunami yang sebelumnya diumumkan di daerah Prefektur Fukushima dan Miyagi menjadi sebatas imbauan atau ‘advisory’. Meski begitu, lembaga meteorologi meminta warga untuk tetap waspada.

Seperti dilaporkan sebelumnya, US Geological Survey (USGS) menyatakan pusat gempa tersebut berada di kedalaman 10 kilometer pada lokasi 67 kilometer dari timur laut Kota Iwaki. USGS menyebutkan gempa tersebut berkekuatan 6,9 SR sedangkan Badan Meteorologi Jepang mengukur kekuatan gempa mencapai 7,4 SR.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement