nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Insiden Bom Kembar di Turki, WNI Diimbau Waspada

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Minggu 11 Desember 2016 11:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 12 11 18 1564176 insiden-bom-kembar-di-turki-wni-diimbau-waspada-37xO29nCk5.jpg Polisi dan petugas medis di lokasi bom kembar di stadion Turki. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Ledakan bom kembar terjadi di Istanbul, Turki, pagi dini hari tadi. Insiden tersebut membuat 29 orang meninggal dunia dan 166 lainnya terluka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan terkait adakah warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Ditjen Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyebut, saat ini ada sekira 2.700 WNI di Truki, 800 orang di antaranya menetap di Istanbul dan 400 WNI di Ankara.

Dalam pernyataan resminya, Minggu (11/12/2016), Ditjen PWNI menyatakan, mereka mencermati dari dekat dengan prihatin perkembangan situasi di Turki. serta berharap situasi di Turki akan segera pulih. Pemerintah Indonesia juga menyampaikan beberapa imbauan kepada para WNI di Turki.

"WNI yang berdomisili di Turki untuk tetap tenang, untuk sementara waktu tinggal di rumah, terus mencermati perkembangan dan situasi keamanan dan melakukan komunikasi dengan KBRI Ankara dan KJRI Istanbul.

Pemerintah Indonesia juga menghimbau kembali warga negara Indonesia yang akan melakukan perjalan ke Turki khususnya Ankara dan Istanbul dalam waktu dekat untuk terlebih dahulu memantau keadaan keamanan sebelum keberangkatan," demikian imbauan Ditjen PWNI .

Selain itu, dalam keadaan darurat, WNI di Turki dapat menghubungi beberapa nomor kontak yaitu:

Hotline Perlindungan WNI: +62 81290070026

KBRI Ankara : +90 532 135 2298, atau +90 533 812 0760

KJRI Istanbul : +90 531 453 0351, atau +90 531 983 1534

BBC, Minggu (11/12/2016) melansir, dua ledakan bersumber dari bom mobil di dekat stadion sepakbola Turki tersebut ditargetkan kepada para polisi. Ledakan terjadi dua jam setelah pertandingan antara dua klub besar Turki berakhir.

Polisi Turki membantu kolega mereka yang terluka dalam peristiwa ledakan bom kembar di stadion sepakbola. (Foto: Reuters)

Polisi telah menangkap 10 orang yang diduga terkait insiden itu, namun belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab. Sepanjang tahun, berbagai insiden ledakan bom mobil dilakukan oleh berbagai kelompok militan di Turki.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini