JIKA Anda suka memperhatikan foto-foto biografi tokoh dunia pra-perang dunia atau hasil jepretan hitam putih, kebanyakan orang dalam foto itu berwajah serius. Abraham Lincoln, Joseph Stalin, hingga keluarga Romanov. Individu maupun berpose ramai-ramai, semua tanpa senyum.
Hal ini menimbulkan sejumlah pertanyaan. Salah satunya, apakah orang zaman dulu itu hidupnya tidak bahagia?
Direktur National Portrait Gallery di Canberra, Australia, Angus Trumble menjawab, “Orang-orang dalam sejarah juga tersenyum, tertawa dan bersikap lebih kurang sama dengan kita yang hidup di zaman sekarang. Baik secara spontan dan alamiah di ruang-ruang pribadi mereka. Nah, yang membedakan dengan sekarang adalah cara manusia bersikap di ruang publik.”
Melansir Time, Kamis (5/1/2017), sejumlah catatan pernah mengatakan bahwa kesehatan gigi dan mulut adalah penyebab orang zaman dulu tidak tersenyum kalau di foto. Namun Trumble memberikan jawaban yang lebih masuk akal.