Terpisah, Kapolres Tapsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rony Samtana mengatakan, korban tewas akibat terseret air bah yang saat itu datang tiba-tiba ketika menyeberangi sungai. "Murni karena terseret air bah, karena tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujarnya.
Dia menyebutkan, korban mengalami luka hampir di seluruh tubuh. Diduga, luka robek itu akibat benturan dengan benda keras. Sebagaimana diketahui, air bah terjadi akibat hujan yang melanda kawasan tersebut sejak beberapa hari yang lalu.
Menurut informasi dari warga setempat, peristiwa itu jarang terjadi. Sekalipun terjadi, tidak sampai menelan korban. Mayat korban ditemukan oleh warga di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, pada Sabtu 7 Januari 2017. Saat ditemukan, tubuh korban tanpa menggunakan busana dan dengan posisi telungkup. Awalnya, mayat korban ditemukan oleh warga yang sedang membersihkan papan sempengan di sungai. (ran)
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.