Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Israel Murka Iran Kembali Uji Coba Rudal

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Selasa, 31 Januari 2017 |14:09 WIB
Israel Murka Iran Kembali Uji Coba Rudal
Iran kembali melakukan uji coba rudal (Foto: Associated Press)
A
A
A

TEL AVIV – Iran diklaim kembali melakukan uji coba rudal di Semnan pada Minggu 29 Januari 2017. Pengujian tersebut dinilai sebagai bentuk pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun murka atas pelanggaran tersebut.

Bibi –sapaan akrab Netanyahu– menyatakan uji coba rudal Iran terang-terangan melanggar resolusi DK PBB. Politikus dari Partai Likud itu akan mendiskusikan sanksi baru yang layak dijatuhkan ke Iran bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat keduanya bertemu pada Februari.

“Agresi Iran tidak boleh dibiarkan begitu saja,” tutur Netanyahu, mengutip dari BBC, Selasa (31/1/2017). Sementara pihak Gedung Putih menyatakan sedang menyelidiki detail uji coba rudal tersebut.

Seorang pejabat AS yang namanya disembunyikan mengatakan rudal Iran berhasil terbang sejauh 965 kilometer (km) sebelum meledak. Belum diketahui dengan jelas tipe rudal yang diluncurkan serta apakah uji coba itu melanggar resolusi DK PBB atau tidak.

Resolusi tersebut mendesak Iran agar tidak melakukan aktivitas apa pun terkait rudal balistik yang dirancang memiliki kemampuan senjata nuklir. Negeri Para Mullah diketahui beberapa kali melakukan uji coba rudal semenjak Perjanjian Nuklir Iran ditandatangani pada 2015, termasuk rudal yang diberi nama “Israel Harus Lenyap”.

Perjanjian tersebut dicapai oleh Iran bersama lima negara kuat di dunia (AS, Inggris, Rusia, China, dan Prancis) di Jenewa, Swiss. Teheran diwajibkan untuk mengurangi program nuklir mereka dengan imbalan berupa pencabutan sejumlah sanksi, termasuk sanksi ekonomi yang dijatuhkan PBB.

(Wikanto Arungbudoyo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement