Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pers di Rezim SBY, Benci tapi Rindu

Randy Wirayudha , Jurnalis-Rabu, 08 Februari 2017 |06:46 WIB
Pers di Rezim SBY, Benci tapi Rindu
Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Abror Rizki/OKEZONE)
A
A
A

Di masa SBY, pemerintah juga menekankan bahwa takkan ambil bagian dalam dunia pers. “Hanya pers sendiri yang bisa menentukan, mana yang patut diberitakan atau tidak,” cetus Presiden SBY kala itu.

Sementara “alat” sensor itu sendiri agar pers bisa tetap bertanggung jawab, harapannya diletakkan ke pundak Dewan Pers yang independen.

Di sisi lain, di pemerintahan SBY juga tak pernah lagi terjadi pembredelan media. Justru pers tak jarang menjadikan SBY sasaran berita, baik positif maupun negatif dalam kurun 10 tahun (dua periode) masa kepresidenannya.

Kalaupun ada yang dirasa kurang ‘sreg’ terhadap pemberitaan, SBY memberi contoh dengan menggunakan hak jawabnya, demi meluruskan keleliruan dalam pemberitaan.

“Benci tapi rindu”. Setidaknya begitu gambaran hubungan antara SBY dan pers sepanjang 10 tahun pemerintahannya, hingga sempat muncul pendeskripsian yang lebih detail tentang SBY dan pers dalam sebuah buku bertajuk ‘SBY dan Kebebasan Pers’.

(Randy Wirayudha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement