Image

Hari Valentine di Negara Ini Dirayakan Sembunyi-Sembunyi

Silviana Dharma, Jurnalis · Selasa 14 Februari 2017 16:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 02 14 18 1617990 hari-valentine-di-negara-ini-dirayakan-sembunyi-sembunyi-WUN4h3U1kh.jpg Pengrajin di Riyadh mengukir tulisan di atas pahatan hati dari kayu. (Foto: Margherita Stancati/The Wall Street Journal)

RIYADH – Warga Arab Saudi yang ingin merayakan Hari Valentine harus mengikuti 'aturan main'. Semua dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Seperti Voldemort dalam novel fantasi fiksi karangan J K Rowling, jangan pernah sekali pun menyebut tanggal 14 Februari sebagai Valentine’s day. Peringatan hari kematian martir Katolik tersebut, ibarat perayaan yang tabu dan terlarang.

Silakan saja kalau mau kasih cokelat atau hadiah ke orang yang disayang, tetapi camkan bahwa itu bukan bagian dari perayaan. Semua dilakukan sembunyi-sembunyi. Demikian yang tergambar dalam ulasan di Wall Street Journal, Selasa (14/2/2017).

Masuk ke sebuah toko hadiah di pusat Ibu Kota Saudi, seorang pengrajin di ruang belakang sedang memahat ukiran bentuk hati. Di atasnya tertera pesan, "Mencintaimu Selamanya". Dia mengakui itu untuk dijual pada hari kasih sayang, tetapi kayu tersebut dibiarkan berwarna cokelat. Sebab kalau disepuh merah, petugas akan tahu kalau itu untuk V-day.

"Kami menghargai peraturan di sini," kata si pemahat.

Hanya sebagian kecil penduduk yang tahu di mana harus mencari kado-kado Valentine. Beberapa toko tetap nekat mempromosikan momen tersebut sebelum tanggal 14 bulan dua setiap tahunnya. Akan tetapi, kebanyakan tidak mau ambil risiko.

"Setiap tahun pada 14 Februari, tidak ada warna merah diperbolehkan. Lalu, orang-orang ini datang ke toko dan merajuk ingin membeli bunga mawar merah," tutur seorang manajer toko, Mamoun Bashir.

Beberapa penjaja bunga mengaku bisa menjual bunga mawar merah dengan harga yang lebih tinggi di Hari Kasih Sayang. Dari yang biasanya 10 riyal Saudi atau Rp35 ribu jadi 15 riyal atau Rp53 ribu.

"Jadi kami menyimpannya sampai 14 Februari, tetapi bunga itu ditaruh tersembunyi," kata seorang penjual bunga sambil tertawa.

Ia mengungkap, pengiriman ke rumah lebih aman hanya jika tidak tercegat oleh polisi syariah.

Pria Saudi membeli sebuket bunga mawar. (Foto: Reuters)

Seorang pemuda bernama Muhammad (27) pernah lupa merayakan Hari Valentine.

Pacarnya langsung menelefon sambil marah-marah. “Pasti kamu lupa kalau ini Hari Valentine!”

"Saya bilang, 'Enggak, Sayang, tentu saya ingat,'" jawabnya.

Pengalaman tahun lalu itu jadi pelajaran berharga baginya. Kalang kabut, dia pergi mencari 100 balon paling merah dan putih. Lalu mengirimnya ke depan rumah sang pujaan hati. Lengkap dengan sebuah kalung.

"Di sini, ilegal untuk mengatakan selamat Valentine. Tetapi semua orang tahu. Setiap orang faktanya tetap bisa merayakan hari kasih sayang ini," terang dia.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini