Image

Dubes RI: Kami Upayakan Pendampingan Hukum WNI Terduga Pembunuhan Kakak Tiri Kim Jong-un

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Kamis, 16 Februari 2017 - 19:39 WIB
Saudara Tiri Penguasa Korut, Kim Jong-nam. (Foto: Huffington Post) Saudara Tiri Penguasa Korut, Kim Jong-nam. (Foto: Huffington Post)

KUALA LUMPUR - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur (KL) telah menghubungi otoritas keamanan Malaysia terkait ditangkapnya seorang perempuan warga negara Indonesia (WNI) bernama Siti Aishah. Perempuan asal Serang, Banten, tersebut diduga menjadi pembunuh kakak tiri pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un.

Berdasarkan data diri yang disampaikan otoritas keamanan Malaysia dan berdasarkan data sementara yang ada di KBRI KL, perempuan tersebut telah dikonfirmasi berstatus WNI.

Menindaklanjuti hasil verifikasi tersebut, KBRI KL telah melakukan langkah spesifik dalam menangani masalah tersebut. Berdasarkan keterangan Duta Besar RI untuk Malaysia Herman Prayitno ketika dihubungi Okezone, Kamis (16/2/2017), pihaknya siap mendampingi Siti.

"Yang penting itu meminta akses untuk ketemu yang bersangkutan sehingga nanti bisa melindungi, dengan memastikan hak-haknya sebagai tersangka. Kami sedang menunggu kabar dari otoritas Malaysia dan terus melakukan koordinasi," ujar Herman.

Sebagaimana diberitakan, Siti Aishah ditangkap Kepolisian Malaysia pada Kamis 16 Februari 2017 sekira pukul 02.00 waktu setempat. Sehari sebelumnya pada pukul 08.20, seorang perempuan asal Vietnam turut ditangkap. Diduga dia juga berada di Terminal II Bandara Internasional Kuala Lumpur ketika Kim Jong-nam tewas. Kepolisian Malaysia merilis profil pelaku yang satu ini sebagai Doan Thi Huong. Kelahiran Nam Dinh, 31 Mei 1988.

Meski sudah menangkap dua pelaku, perburuan belum selesai. Kepolisian Malaysia meyakini masih ada sedikitnya tiga pria lagi yang terlibat dalam insiden pembunuhan ini. (rav)

(rfa)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming