YOGYAKARTA – Ada yang menarik dalam gelaran teatrikal peringatan “Serangan Oemoem 1 Maret 1949” di halaman Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta pada 5 Maret 2017. Satu di antara pemeran teatrikal itu, ternyata ikut terlibat pula Heru Sulistya Djanbi, putra pendiri Kopassus TNI AD mendiang Letkol (Purn) Mochammad Idjon Djanbi.
Selama ini kita mengenal sosok Idjon Djanbi sebagai pendiri pasukan elite TNI AD yang “aslinya” orang Belanda dengan nama lahir Rokus Bernardus Visser. Eks veteran Perang Dunia II yang turut ke Indonesia sebagai anggota Korps Speciale Troepen (KST) atau Korps Pasukan Khusus Belanda.
Menjelang penyerahan kedaulatan dari Belanda ke Republik Indonesia Serikat (RIS) pasca-revolusi kemerdekaan Indonesia (27 Desember 1949), Visser membelot dan tinggal di Indonesia dengan menikahi wanita lokal, Suyatmi.
Nah kembali ke soal keterlibatan Heru Djanbi sebagai salah satu pemeran tentara Belanda dalam gelaran itu, disebutkan gelaran semacam teatrikal mengenang salah satu pertempuran terpenting di revolusi kemerdekaan Indonesia ini, sangat berkesan baginya.