MENCURI mahkota Crown Jewels milik Kerajaan Inggris nampaknya menjadi pekerjaan mustahil, bahkan bagi penjahat kawakan sekalipun. Nyatanya, Thomas Blood berani melakukannya. Tak hanya itu, ia juga mendapat pengampunan dari raja Inggris atas tindak kriminalnya.
Pria yang akrab disapa Kolonel Blood ini merupakan warga Irlandia. Ia lahir di County Meath pada 1618, dan merupakan anak pandai besi.
Keluarganya cukup terpandang. Sang kakek, yang tinggal di Kastil Kilnaboy merupakan anggota parlemen. Blood sendiri menjadi anggota dewan selama masa Perang Saudara di Inggris.
Namun, saat Monarki kembali berkuasa pada 1660, Kolonel Blood kehilangan semua tanahnya. Sebagai pembalasan, pada 1663, ia berkonspirasi untuk menangkap James Butler, Duke of Ormond. Butler adalah Lord Letnan Irlandia dan bermarkas di Kastil Dublin.
Dengan menyamar, dan dengan bantuan para kaki tangannya, Blood mencoba menerobos kastil. Namun rencananya terungkap sebelum berhasil. Sebagian besar anggota komplotannya ditangkap. Tetapi, Blood yang menyamar sebagai pendeta, berhasil melarikan diri ke Belanda. Di Negeri Kincir Air ini ia bersembunyi selama beberapa tahun.