Selama proses restorasi monarki pada 1660, pembuatan tongkat raja untuk penobatan Charles II pada 1661 memakan dana amat besar. Jadi, pada 1671, Kolonel Blood merancang rencana aneh untuk mencuri mahkota Crown Jewels.
Seperti dilansir Vintage News, Sabtu (11/3/2017), rencana Blood amat rumit. Kolonel Blood masuk ke Menara dengan menyamar sebagai pendeta. Ia lalu mendapatkan kepercayaan dari Sang Penjaga, Talbot Edwards. Blood berjanji akan menikahkan keponakan imajinernya dengan anak perempuan Edward. Blood dan kaki tangannya pun akhirnya mengetahui detail pengamanan kerajaan.
Pada 9 Mei 1671, rencana tersebut pun dijalankan. Blood membujuk Edwards untuk menunjukkan Crown Jewels kepada teman-temannya. Komplotan itu lalu mengikat dan menyumpal mulut Edwards. Sang Penjaga berhasil membunyikan alarm sehingga para pencuri bisa ditangkap. Blood dipenjara di Menara. Ia menolak berbicara kepada siapa pun kecuali kepada Sang Raja.