Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Nelayan Padang Puluhan Tahun Jadi Pemburu Hiu

Rus Akbar , Jurnalis-Sabtu, 01 April 2017 |08:45 WIB
Kisah Nelayan Padang Puluhan Tahun Jadi Pemburu Hiu
Papan promosi milik Asrul Acin (foto: Rus Akbar/Okezone)
A
A
A

PADANG - Ketokan palu terdengar berulang kali dari sebuah kios di Jalan Samudera, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat. Ternyata Asrul Acin (68) sedang membuat pintu dari papan untuk dipasang di kios itu.

Dari wujudnya, kios tersebut masih baru dan belum terlihat barang dagangan di sana. Acin mengaku, kios itu "hadiah" dari Pemkot Padang, karena warungnya yang berada persis di depan kios, akan dibongkar tim Satpol PP lantaran berada di bibir jalan.

Asrul Acin dikenal warga setempat sebagai nelayan hiu. “Ado apo pak, kamambali minyak hiu (ada apa pak, mau membeli minyak hiu),” sapanya pada Okezone.

Di dekatnya terdapat botol air mineral ukuran 1,5 liter, berisi seperdelapan cairan kuning tua. Kemudian Acin membuka botol tersebut dan menuangkan sedikit isinya ke telapak tangan. Lalu ia mengusapkan cairan itu ke lengan kiri.

"Sudah beberapa bulan ini saya kena penyakit kulit. Rasa gatal-gatal enggak bisa ditahan. Ini minyak ikan hiu asli," akunya.

Minyak yang diusapkan di tangan Acin, berasal dari hiu buruannya sebulan lalu di lautan Samudera Hindia. Sejumlah temannya ikut serta dalam perburuan. Mereka bermodalkan kapal mesin dan ratusan pancing.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement