Presiden Jokowi Terima Kunjungan Bersejarah Presiden Afghanistan

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Rabu 05 April 2017 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 05 18 1659193 presiden-jokowi-terima-kunjungan-bersejarah-presiden-afghanistan-YbSsrQc2NF.jpg Presiden Republik Islam Afghanistan, Mohammad Ashraf Ghani (Foto: Andrew Kelly/Reuters)

JAKARTA โ€“ Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akan kembali menerima tamu negara di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan dikunjungi oleh Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani pada Rabu (5/4/2017), sekira pukul 15.00 waktu Indonesia Barat (WIB).

Berdasarkan informasi dari Biro Pers Istana, upacara penyambutan akan diadakan bagi sang tamu negara. Usai upacara penyambutan, Presiden Jokowi akan melakukan sesi foto bersama dan veranda talk.

Selanjutnya, kedua pemimpin negara melakukan penandatanganan nota kesepahaman dan pernyataan pers bersama. Pada malam hari, Presiden Jokowi akan menjamu Presiden Ashraf Ghani dengan makan malam kenegaraan. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Istana Negara, Jakarta.

Kunjungan tersebut dapat dibilang sebagai kunjungan istimewa. Sebab, kunjungan tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Presiden Afghanistan ke Indonesia. Sejumlah nota kesepahaman siap ditandatangani, yakni di bidang pendidikan, pertanian, statistik, hingga reformasi administrasi publik.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani juga akan menggunakan kunjungan kali ini untuk mencoba meniru dan belajar cara-cara deradikalisasi yang digunakan di Indonesia. Afghanistan menilai Indonesia berhasil menjalankan program deradikalisasi terhadap para tersangka teroris.

โ€œMasalah kontra-terorisme, ada pelatihan keamanan dengan negara lain. Jadi, mereka sebenarnya sudah punya kerjasama dengan yang lain. Afghanistan lihat Indonesia itu maju dibandingkan negara manapun dalam bidang deradikalisasi,โ€ tutur Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri Indonesia Ferdy Piay.

Ia menambahkan, Afghanistan ingin mengetahui formulasi bagaimana mengubah mereka yang tadinya radikal bisa masuk ke masyarakat. Sebab, di negara tersebut banyak tersangka teroris yang sudah ditangkap, tetapi tidak tahu cara menjalankan deradikalisasi.

Dalam dua bulan terakhir, Presiden Jokowi menerima dua kali kunjungan bersejarah. Pertama, mantan Wali Kota Surakarta (Solo) itu menerima kunjungan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz pada 9 Maret 2017. Itu adalah kunjungan pertama Raja Arab Saudi ke Indonesia setelah kunjungan Raja Faisal 47 tahun silam.

Kedua, Presiden Jokowi menerima kunjungan Presiden Prancis Francois Hollande di Istana Merdeka pada 29 Maret 2017. Kunjungan tersebut adalah yang kedua kalinya dilakukan Presiden Prancis ke Indonesia setelah Francois Mitterrand pada 1986 untuk bertemu Presiden Soeharto.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini