Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pembunuhan Picu Perkelahian Warga, TNI-Polri Perketat Pengamanan Timika

Saldi Hermanto , Jurnalis-Rabu, 05 April 2017 |17:45 WIB
Pembunuhan Picu Perkelahian Warga, TNI-Polri Perketat Pengamanan Timika
Polisi menemui keluara korban. (Saldi H/Okezone)
A
A
A

Pembunuhan Thomas disinyalir upaya balas dendam yang dilakukan oleh oknum warga dari korban Luther Magal, yang mana Luther tewas setelah dianiaya pada Sabtu 1 April lalu.

Dampak dari penganiayaan Luther menyebabkan aksi penyerangan secara brutal oleh warganya pada Senin 3 April kemarin. Dari aksi itu dua orang mengalami luka panah serta beberapa warung dan rumah maupun kendaraan dirusak lalu dijarah.

Sementara keluarga korban pembunuhan menuntut kepolisian menangkap pelaku. Jika tidak, kelurga maupun para tokoh tidak bertanggungjawab jika masyarakat ataupun kerabat korban kembali melakukan aksi-aksi yang tidak diinginkan semua pihak.

"Tuntutan kami keluarga korban, 1x24 jam pelaku-pelaku ini sudah ditangkap. Itu juga supaya kami bisa menahan warga kami, meski kita tahu sendiri semua dalam keadaan emosi," papar Bruno Fatubun, salah satu tokoh dari masyarakat Kei saat menyampaikan tuntutan keluarga korban di depan Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon, saat Kapolres bersama Dandim 1017/Mimika Letkol INF Windarto mendatangi kediaman keluarga korban di Jalan Busiri, Jalur 3, Timika.

Menurut Bruno, dampak pembunuhan terhadap korban sudah tentu memicu kemarahan kerabat maupun masyarakat korban. Meski demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya masalah ini ke pihak kepolisian.

"Kita serahkan sepenuhnya kepada bapak (Kapolres) untuk menangani masalah ini, yang pastinya kami tidak mau lagi ada hal-hal yang membuat warga kami marah lalu terpancing melakukan tindakan-tindakan lain," terang Bruno.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement