Karena tak memiliki pikiran akan terusir dari dalam Kraton, ungkap Asri, para Gusti itupun, termasuk Gusti Puger memenuhi undangan dari Wantimpres, sekira pukul 13.00 WIB.
Asri mengaku tak tahu apa isi pertemuan antara keluarga Kraton dengan Wantimpres di restoran Diamon. Namun dari kronologi yang ditulis putra Gusti Puger, pertemuan itu sendiri berlangsung selama 4 jam.
"Setelah pertemuan itu selesai, merekapun kembali ke Kraton. Namun setibanya di Kraton, mereka dilarang masuk oleh petugas kepolisian dengan alasan atas perintah atasan," ujarnya.
Asri menambahkan,karena terusir dari dalam Kraton, saat ini Gusti Puger bersama keluarganya memilih tidur di Masjid Agung. Atas kondisi ini, pihaknya selaku kuasa hukum akan segera mengambil langkah-langkah hukum. Termasuk akan membawa masalah ini ke PBB.
"Pertama saya akan melayangkan surat protes, mempertanyakan dasar pengusiran tanpa ada putusan pengadilan. Kedua, saya pun akan membuat surat yang akan saya layangkan ke Presiden, Kapolri dan lembaga lainnya termasuk PBB, biar dunia internasional tahu dan untuk mencari keadilan. Saat ini Gusti Puger dan keluarga memutuskan untuk tidur Masjid Agung," pungkasnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.