Tak hanya menimbulkan risiko kesehatan, badai debu juga membuat aktivitas para pengendara terganggu karena berkurangnya jarak pandang secara drastis. Lebih dari puluhan jadwal penerbangan ditunda dan dibatalkan.
Media lokal melaporkan badai debu mulai masuk ke China pada Rabu sore. Sementara sebagian warga lokal meluapkan emosi mereka melalui media sosial.
"Badai debu melanda China dan aku merasa lebih dekat dengan kanker paru-paru," ujar seorang netizen.
Sebagaimana diketahui, sebelum badai debu melanda, Negeri Tirai Bambu hingga saat ini masih terus berperang melawan krisis kabut asap. Kini China telah memasuki tahun ketiganya dalam perang melawan polusi kabut asap. (rav)
(Rifa Nadia Nurfuadah)