Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

NEWS STORY: Petarung Pantura Kaswinah Mengenang MA Sentot, Komandan Pasukan Setan Kebal Peluru

Randy Wirayudha , Jurnalis-Minggu, 07 Mei 2017 |16:07 WIB
NEWS STORY: Petarung Pantura Kaswinah Mengenang MA Sentot, Komandan Pasukan Setan Kebal Peluru
Prada (Purn) Kaswinah, veteran Divisi Siliwangi asal Indramayu eks anggota Pasukan Setan pimpinan MA Sentot (Foto: Randy Wirayudha)
A
A
A

Namun pada 1949, Kaswinah ‘reunian’ lagi dengan MA Sentot dan teman-temannya pasca-long march. Siliwangi kembali ke Jawa Barat setelah Belanda melancarkan Agresi II 19 Desember 1948.

“Tahun 1949 itu Pak Sentot balik lagi long march ke Indramayu. Kita konsolidasi lagi, tapi lawannya bukan lagi ketemu Belanda, tapi juga DI (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia),” imbuh Kaswinah.

Saat beberapa pertempuran dengan DI, Kaswinah mengaku melihat dengan mata kepala sendiri, bahwa komandan legendarisnya itu ternyata kebal peluru. Tidak hanya kebal ditembak jarak jauh, tapi juga jarak dekat.

“Kalau perang, Pak Sentot di tengah-tengah. Kasih arahan maju (sisi) kanan, maju (sisi) kiri udah kayak main (sepak)bola aja. Kalau (MA Sentot) kena tembak enggak apa-apa. Kalau diberondong (senapan mesin ringan) Bren, malah pada jatuh pelurunya,” kenang Kaswinah.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement