Cerita Satpol PP Cantik asal Semarang, Ikut Razia PKL hingga Amankan Demo

Agregasi Sindonews.com, · Senin 08 Mei 2017 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 08 512 1685790 cerita-satpol-pp-cantik-asal-semarang-ikut-razia-pkl-hingga-amankan-demo-Bp3pBFl9wg.jpg Bunga Ayu Andini (Foto: Sindonews)

SEMARANG - Sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Bunga Ayu Andini harus siap ditugaskan di mana saja, termasuk harus ikut bertugas melakukan razia pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di tempat-tempat terlarang.

Tak hanya itu, meski baru masuk menjadi bagian Satpol PP awal tahun 2017, gadis kelahiran Semarang 7 Juni 1997 ini juga sering ditugaskan di garda depan untuk pengamanan pengunjuk rasa di Balai Kota Semarang maupun Kantor Provinsi Jateng.

Lulusan SMK Pl Tarcisius 01 Semarang ini mengatakan cukup menikmati menjadi bagian dari Satpol PP Kota Semarang.

Gadis manis yang hobi jalan-jalan ini mengakui, ada rasa kasihan ketika dirinya ikut bertugas melakukan razia para PKL, namun hal itu harus tetap dilakukan karena sudah menjadi tugasnya sebagai penegak peraturan daerah (perda).

"Kasihan pasti, apalagi kalau sampai ada yang menangis, tapi ini adalah tugas," katanya.

Selain harus menahan rasa kasihan, gadis yang akrab disapa Bunga ini juga harus siap menahan amarah ketika menerima kata-kata kasar atau sampai dilempari botol minuman oleh masyarakat yang melakukan unjuk rasa.

Saat ini, gadis yang memiliki cita-cita sebagai dosen ini, sudah jarang ditugaskan untuk melakukan pengamanan atau tugas penertiban PKL. Dirinya lebih sering bertugas sebagai staf dan juga piket di kantor wali kota untuk menerima tamu kedinasan.

Bunga masih memendam keinginannya untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Dia ingin melanjutkan kuliah dan mengambil jurusan manajemen bisnis. "Pengen kuliah lagi, rencananya tahun depan. Jadi sambil bekerja dan tetap kuliah," ucapnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini